Labuan Bajo, 24 Oktober 2025 – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) menggelar kegiatan Bazar Sembako Murah Bayar Pakai Sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari hari jum’at 24 oktober 2025 sampai Sabtu 25 Oktober 2025. Hari pertama dilaksanakanya kegiatan bazar tersebut berlangsung dihalaman SLBN Komodo dari pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Bazar ini merupakan kolaborasi antara SLBN Komodo dengan mitra peduli lingkungan Inovasi Gerakan Masyarakat “INGRAM” dan pemberdayaan masyarakat disebut “PT TEP” saat kami mengkomfirmasi terkait keberadaan PT ini komunitas tersebut tidak berkenan untuk memberikan tentang detail informasi eksistensi PT Tersebut, mereka hanya menyampaikan bahwa organisasi tersebut merupakan sebuah organisasi Perusahaan minyak dari Thailand (sumber Informasi), Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk menukarkan sampah anorganik seperti botol plastik, kaleng, dan kardus bekas sebagai alat tukar untuk mendapatkan paket sembako murah, seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya.
CO INGRAM Ibu Fei Febri menyampaikan “Kegiatan ini adalah rangkaian dari agenda Pilah olah sampa secara inovatif (POSITIF) mengajak masyarakat untuk hidup positif. Tahun 2025 ini fokus ke semua jenjang pendidikan dari tingkat Kanak-kanak sampai Menengah Atas termasuk SLB Negeri Komodo, melibatkan semua instansi pendidikan untuk setiap siswa mulai belajar mengolah sampah dari sumbernya dan menjadikanya bernilai. Beliau menambahkan “kegiatan ini akan terus dan rutin mendampingi anak didik hingga siswa mampu menjadikan sampah tidak sekedar sesuatu yang dibuang dan tidak manfaat tetapi justru sebaliknya sampah menjadi sesuatu yang bernilai dan dapat diperjual belikan, kegiatan ini tidak hanya sekali tetapi terus berkelanjutan untuk mendukung kebersihan dikota premium Labuan bajo, ujarnya
Selain bazar sembako, acara ini juga akan dimeriahkan dengan pameran hasil karya siswa SLBN Komodo, seperti kerajinan tangan dari bahan daur ulang, serta penampilan seni dari para siswa. Panitia mengimbau masyarakat sekitar untuk membawa sampah terpilah dari rumah masing-masing dan datang lebih awal agar bisa mendapatkan paket sembako sesuai kuota yang tersedia. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lain untuk menggabungkan nilai edukatif, sosial, dan lingkungan dalam satu kegiatan positif.
*Editor, HUMAS SLB Negeri Komodo*





